Sistem Manajemen Mutu di Perusahaan Mc Donald

Kesuksesan bisnis Mc Donald tidak terlepas dari manajemen mutu di perusahaan Mc Donald yang senantiasa dilakukan pengembangan dan peningkatan setiap saat. Keberadaan manajemen mutu yang diterapkan oleh perusahaan Mc Donald ini dilandaskan pada perangkat ISO 9001 : 2008 yang menjamin seluruh aktivitas produksi serta pemasaran sesuai dengan ketentuan prosedur pelayanan dan penjualan produk internasional. Untuk menerapkan ketentuan manajemen mutu dari ISO 9001 ini tentulah tidak mudah.

Perusahaan yang bercita – cita menjadi restoran cepat saji yang paling baik, paling cepat melayani di seluruh dunia ini harus melakukan beberapa tahapan penerapan ISO 9001.

Adapun tahapan yang sudah dilalui oleh perusahaan Mc Donald untuk bisa menjamin mutu kualitas produknya ini antara lain yaitu :

Tahapan Penyusunan Manajemen Mutu di Perusahaan Mc Donald
Tahap I : Gap Analysis
Tahapan yang pertama dalam penerapan ISO di perusahaan Mc Donald ini menggunakan analisis proses dan prosedur yang berjalan dalam suatu organisasi. Konsultan ISO biasanya akan menentukan seberapa besar gap atau perbedaan antara proses produksi perusahaan dengan persyaratan dasar perusahaan yang akan melakukan atau menerapkan ISO.

Tahap II : Pelatihan dan Persiapan
Tahapan kedua ini dilakukan oleh seorang konsultan ISO yang mengajarkan bagaimana cara memberikan pemahaman yang jelas pada karyawan tentang persyaratan serta prosedur ISO.

Perlu diketahui oleh sebuah perusahaan yang akan melakukan penilaian ISO perusahaan bahwasannya setiap persayaratan ISO ini sudah disamakan dengan berbagai perusahan produksi nasional sehingga patokan yang dijalankan dalam penilaian mutu perusahaan setara dengan perusahaan lainnya. Untuk itulah, kredibilitas penilaian ISO dapat dipercaya 100%, dengan ketentuan Badan Sertifikasi yang melakukan penilaian tersebut merupakan badan pembuat sertfikasi yang terpercaya.

Tahap III : Pengembangan Sistem dan Dokumentasi
Konsutan ISO mulai melakukan pembenahan pada perusahaan terkait manual mutu, prosedur yang wajib, instruksi kerja, sampai dengan form – form yang harus dibuat. Dengan kata lain, konsultan ISO sudah mulai melakukan pembenahan tentang prosedur ISO yang tepat untuk dilakukan oleh perusahan pelaksana proses produksi tersebut.

Tahap IV : Impelementasi Sistem dan Dokumen
Pada tahapan yang keempat, perusahaan mulai harus melakukan implementasi persyarakat ISO dengan pengaturan sistem manajemen mutu yang sesuai. Tahapan ini diartikan sebagai upaya menyama ratakan persyaratan dasar perusahaan produksi yang tepat menurut badan sertifikasi proses produksi terpercaya di Indonesia. Indikator yang dilakukan pun sama sehingga diharapakan bisa memberikan penilaian kelayakan dari berbagai usaha yang ada di negara kita. Tahapan ini dijadikan acuan dalam pemantauan proses mutu manajemen dari perusahaan.

Tahap V : Audit Internal dan Tinjauan Manajemen
Konsultan akan melakukan pemantauan ulang pada perusahaan yang menerapkan persyaratan ISO dalam bentuk audit internal dan tinjaua manajemen. Namun sebelum melakukan penilaian yang matang mengenai audit internal dan tinjauan manajemen ini, konsultan ISO 9001 : 2008 ini melakukan pelatihan khusus pada perusahaan tersebut untuk bisa menjalankan audit internal dalam organisasi secara personal.
Tahap VI : Sertifikasi
Setelah penilaian yang dilakukan oleh konsultan terlampaui secara seluruhnya, maka perusahaan yang dinilai memenuhi kriteria kelayakan serta kesesuaian dengan sistem ISO akan langsung mendapatkan sertifikat ISO yang diberikan oleh Badan Sertifikasi yang diakui. Tahapan penerapan ISO yang terakhir ini dinyatakan sebagai penetuan label kelayakan perusahaan produksi.
Penjaminana manajemen mutu yang selanjutnya didapatkan oleh perusahaan Mc Donald ini diwujudkan melalui strategi penjualannya. Adapun beberapa strategi penjualan produk Mc Donald ini diantaranya yaitu :
Strategi Penerapan Manajemen Mutu di Perusahaan Mc Donald
a. Menjalin kerjasama dengan perusahaan besar lainnya seperti dengan perusahaan coca cola
b. Melakukan pengukuhan atau pengakuan atas brand image atau merk perusahaan
c. Slogan periklanan yang dibuat menarik salah satunya dengan kata – kata “I’m Loving it!” yang bisa memberikan persepsi baik pada produk Mc Donald
d. Dilakukannya pelatihan profesionalitas pegawai pada Hamburger University
e. Aktif dalam kegiatan amal anak – anak
f. Menyediakan sistem delivery order yang memudahkan konsumen, serta banyak lagi strategi bisnis yang dilakukan untuk mendukung penerapan manajamen mutu di perusahaan Mc Donald.

Slide1

Slide1