Sistem Manajemen Mutu dan ISO di Perusahaan Indofood

Perusahaan Indofood merupakan salah satu perusahaan produksi mie instan dan makanan olahan lainnya yang terkenal di Indonesia. Awal mula berdirinya perusahaan ini didasarkan atas keinginan usaha dari pemilik saham dalam sektor pembuatan makanan dan minuman. Untuk itulah, perusahaan ini mulai melakukan produksi pada tahun 1971.

Perumusan komitmen usaha yang dicanangkan oleh perusahaan Indofood ini diberikan untuk menghasilkan produk makanan yang bermutu, aman dan halal untuk dikonsumsi.

Dengan berbekal pada komitmen bersama itulah maka perusahaan dibidang produksi makanan dan minuman ini bisa mengepakan sayapnya hingga ke mancanegera pada tahun 1980.

Berbagai produksi yang dibuat oleh perusahaan Indofood ini dipasarkan pada beberapa negara tetangga diantaranya yaitu Timur Tengah, negara ASEAN, Hongkong, Taiwan, China, Belanda, Australia, Jerman hingga pada belahan negara Afrika.

Pemasaran produk Indofood yang menyebar luas hingga mancanegara ini dilakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan kuantitas target produk yang diproduksinya. Peluang pemasaran hingga mancanegara yang dilakukan oleh perusahaan Indofood ini tentulah membutuhkan proses yang tidaklah mudah.

Perusahaan membutuhkan penerapan ISO 9001 untuk memberikan jaminana mutu produk bagi seluruh konsumen mancanegara.

Perumusan manajemen mutu produk yang dilakukan di perusahaan satu ini bisa disebut dengan sistem manajemen mutu di perusahaan Indofood.

Adapun tahapan yang dilaksanakan guna mendapatkan penjaminana mutu kualitas produk ini dapat anda temukan dalam bahasan sebagai berikut :

Tahapan Sertifikasi Manajemen Mutu di Perusahaan Indofood
Kegiatan pengembangan dan pembangunan mutu kualitas produk Indofood membutuhkan kinerja karyawan yang cukup optimal. Hal ini dilakukan untuk menjamin segala produk yang dipasarkan oleh produsen pada konsumen dunia.

Jaminan produksi yang berkualitas ini bisa diberikan oleh perusahaan Indofood dengan penetapan sertifikasi ISO 9001 pada perusahaan. Beberapa tahapan yang dilakukan untuk sertifikasi manajemen mutu produksi ini diantaranya yaitu :

Tahap I : Gap Analysis
Tahapan yang pertama dalam penerapan ISO di perusahaan ini menggunakan analisis proses dan prosedur yang berjalan dalam suatu organisasi. Viewer ISO akan menentukan seberapa besar gap atau perbedaan antara proses produksi perusahaan dengan persyaratan dasar perusahaan yang akan melakukan atau menerapkan ISO.

Tahap II : Pelatihan dan Persiapan
Tahapan kedua ini dilakukan oleh seorang konsultan ISO yang mengajarkan bagaiman cara memberikan pemahaman yang jelas pada karyawan tentang persyartan serta prosedur ISO.

Tahap III : Pengembangan Sistem dan Dokumentasi
Konsutan ISO mulai melakukan pembenahan pada perusahaan terkait manual mutu, prosedur yang wajib, instruksi kerja, sampai dengan form – form yang harus dibuat.

Tahap IV : Impelementasi Sistem dan Dokumen
Pada tahapan yang keempat, perusahaan mulai harus melakukan implementasi persyarakat ISO dengan pengaturan sistem manajemen mutu yang sesuai.

Tahap V : Audit Internal dan Tinjauan Manajemen
Konsultan akan melakukan pemantauan ulang pada perusahaan yang menerapkan persyaratan ISO.

Tahap VI : Sertifikasi
Setelah penilaian yang dilakukan oleh konsultan terlampaui secara seluruhnya, maka perusahaan yang dinilai memenuhi kriteria kelayakan serta kesesuaian dengan sistem ISO akan langsung mendapatkan sertifikat ISO yang diberikan oleh Badan Sertifikasi yang diakui. Tahapan penerapan ISO yang terakhir ini dinyatakan sebagai penetuan label kelayakan perusahaan produksi.

Beberapa tahapan diatas itulah yang menjadikan perusahaan Indofood memiliki sertifikasi manajemen mutu yang jelas dan dapat dipercaya. Semoga ulasan tentang manajemen mutu di perusahan Indofood ini memberikan informasi yang memadai dari segi pemilihan produk yang berkualitas untuk anda.

Slide1

Slide1