Prinsip Dasar mengenai Manajemen Pergudangan

Artikel ini akan membahas manajemen pergudangan. Pengertian dari manajemen pergudangan sendiri yaitu suatu tatanan untuk mengelola pergudangan dan pendistribusian barang-barang agar barang yang tersimpan tetap dalam keadaan baik dan didistribusikan kepada para peminta pada waktu, spesifikasi, dan jumlah yang tepat.

Adapun yang termasuk pada ruang lingkup pergudangan yaitu:

1) Manajemen pergudangan sebagai fungsi penerimaan barang
2) Manajemen pergudangan sebagai fungsi penyimpanan barang
3) Manajemen pergudangan sebagai fungsi pengeluaran barang

Perlu di tekankan bahwa manajemen gudang ini bukan merupakan manajemen pada gudang yang sering kita artikan sebagai tempat untuk kita menyimpan barang yang sudah tidak terpakai, gudang disini bermaksud kepada tempat penyimpanan produksi dari sebuah perusahaan atau organisasi tertentu.

Mengapa perlu adanya manajemen pergudangan jika barang yang disimpan bisa di jaga dan di kelola oleh satpam ataupun karyawan lainnya yang tidak mempunyai keahlian khusus memanage gudang tersebut?

Hal ini karena penimpanan merupakan suatu kegiatan dan usaha untuk melakukan pengelolaan barang persediaan atau inventory di tempat penyimpanan atau kita sebut dengan gudang produksi, adapun alas an mengapa perlu adanya seorang manajer yang akan memanage produk dalam gudang tersebut diantaranya:

1) Manajer bisa membuat kualitas barang bisa di pertahankan
2) Manajer bisa membuat barang terhindar dari kerusakan fisik
3) Manajer bisa membuat pencarian barang mudah dan cepat
4) Manajer bisa membuat barang terhindar dari pencurian

Untuk melakukan semua kegiatan tersebut seorang manajer harus menguasai ilmu manajemen pergudangan karena meskipun semua itu terdengar mudah namun tetap sajajika seorang manajer tidak mempunyai ilmunya maka ia akan kesulitan dengan semua beban di atas perlu anda ketahu bawha menjadi manajer gudang ini cukup sulit dari yang kita bayangkan mengingat akan banyak sekali produ yang kita jaga di dalam gudang tersebut dan tidak boleh satu produkpun hilang ataupun rusak.

Adapun beberapa jenis sistem gudang yaitu:
1) Gudang terbuka
Barang yang datang cepat sekali mengalir karena tidak melalui dahulu tahap pemeriksaan biasanya gudang seperti ini karena tidak di dapati disana seorang manajer pergudangan.

2) Gudang Tertutup
Barang yang masuk ke dalam gudang membutuhkan waktu yang lama biasanya karena barang yang masuk di tahan dahulu oleh manajer pergudangan yang tidak Akan ceroboh memasukan sembarang barang pada wilayahnya.

3) Gudang semi terbuka

4) Gudang semi tertutup

Sekarang kelihatan kan bagaimana ilmu manajemen pergudangan di aplikasikan dalam penataan produk di sebuah gudang, adapun yang perlu di perhatikan oleh seorang manajer terhadap lahan penjagannya sebagai berikut:

1) Lokasi gudang
Perhatikan aksesibiitas gudang tersebut apakah gudang anda mudah untuk di capai atau sebaliknya, jangan lupa untuk memperhatikan berapa lama gudang tersebut aktif sebagai tempat pemakaian dan juga lihatlah apakah gudang tersebut enak untuk kita berkomunikasi karena biasanya kan jika berada di sebuah gudang sulit sekali kita mendapatkan signal hp untuk berkomunikasi, pastikan bahwa gudang terdapat pada lokasi yang aman dimana tidak pernah sedikitpun terkena banjir karena itu dapat merusak produk yang ada di dalamnya.

2) Desain gudang
Hal yang harus di perhatikan saat anda menentukan desain dari gudang produksi yaitu kemudahan bergerak, sirkulasi udara, penggunaan valet, mudah perawatannya, pengaturan barang sistemtis, penyimpanan barang dingin, dan dilengkapi dengan alat pemadam kebakaran.

3) Jenis Barang

4) Prosedur Penyimpanan

5) Pemakaian alat bantu

Slide1

Slide1