Hambatan dalam Penerapan Sertifikasi ISO dan Manajemen Mutu

Bebicara mengenai pelaksanaan proses ISO dalam perusahaan tentunya didalamnya memiliki keterbatasan tersendiri yang menyebabkan perusahaan mengalami hambatan dalam implementasi ISO.

Bentuk hambatan yang akan dialami oleh perusahaan pengusul ISO ini tidak hanya dikarenakan faktor internal akan tetapi juga dikendalikan atau dipengaruhi oleh faktor dari luar perusahaan. Lalu, bagaimana bentuk hambatan dari faktor internal dan eksternal penerapan ISO itu sendiri?

Nah, sebelum anda secara jauh membahas mengenai mengenai hambatan dalam implementasi ISO ada baiknya anda mengetahui terlebih dahulu tahap implementasi ISO diantaranya yaitu : Continue reading

Tahapan Kunci dalam Sertifikasi Manajemen Mutu

Proses sertifikasi manajemen mutu perusahaan yang seharusnya didapatkan oleh perusahaan ini memiliki alur yang tidaklah singkat. Banyak penilaian yang dilakukan oleh seorang konsultan ISO untuk bisa memutuskan sertifikasi ISO pada salah satu perusahaan tersebut.

Tahapan ISO sendiri didasarkan oleh pedoman ISO 9001 : 2008 yang dilakukan oleh perusahaan.

Kriteria penentuan standar sertifikat yang diberikan oleh lembaga sertifikasi terpercaya ini ditentukan berdasarkan dengan kemajuan dari proses produksinya.

Beberapa tahapan penentuan ISO yang didasarkan pada manajemen mutu perusahaan ini diantaranya yaitu : Continue reading

Tahapan Kunci dalam Penerapan ISO

Tahapan penerapan ISO sebuah perusahaan produksi ini dijalankan dengan menggunakan 6 tahapan utama. Berbagai tahapan ini dilakukan berdasarkan keinginan serta upaya dari perusahaan yang menginginkan usahanya memiliki ISO.

ISO dalam perusahaan diartikan sebagai label yang memiliki fungsi untuk menjamin kelayakan serta kualitas dari produk yang dibuat oleh perusahaan.

Dengan kata lain penerapan ISO tidak bisa dikaitkan dengan yang namanya mesin peralatan produksi yang dikenakan. Mungkin juga sedikit berpengaruh namun tidak secara keseluruhan mempengaruhi penentuan ISO dalam perusahaan ini. Model perusahan yang dapat mengajukan ISO ini tidak bisa dipatok berdasarkan mesin elektrik atau mekanik yang digunakan dalam perusahan.

Tentunya, setiap perusahaan memiliki kuantitas serta kualitas standar yang dibutuhkannya sendiri sehingga proses pemenuhan produksinya juga tidak dipatok dalam 1 jenis mesin perusahaan tertentu semisal mesin mekanik ataupun mesin elektrik. Continue reading

Fungsi dan Tugas Pokok Factory Manager atau Kepala Pabrik

Berbicara mengenai sistem produksi sebuah pabrik tentunya tidak akan pernah terlepas dengan yang namanya manajer pabrik. Keberadaan factory manager atau yang lebih dikenalnya dengan nama manajer pabrik memiliki kendali yang besar dalam penciptaan serta pengembangan produk.

Dengan kata lain, untung ruginya produk yang diproduksi tergantung atas persetujuan dari seorang manajer pabrik. Lalu, sebegitu pentingkah peran manajer pabrik bagi keberlangsungan usaha sebuah pabrik? Jika begitu, bagaimana batasan tugas serta wewenang seseorang dengan jabatan manajer pabrik itu sendiri?

Apa itu Factory Manager (Manajer Pabrik)? Factory manager atau yang biasa disebut sebagai manajer pabrik oleh sebagian orang merupakan seorang pegawai yang bekerja di lembaga yang menciptakan sebuah produk, entah dalam pembuatan produk mentah, produk setengah jadi ataupun sebuah produk jadi sekalipun. Continue reading

Manajemen Produksi dan Merancang Sistem Produksi yang Efisien

Manajemen produksi merupakan salah satu cabang dari manajemen yang kegiatannya mengatur agar menciptakan dan menambah kegunaan suatu barang dan jasa. Untuk mengatur suatu kegiatan atau acara perlu adanya manajemen agar kegiatan tersebut mengacu kepada tujuan yang telah di tentukan dan dapat terorganisir dengan baik.

Dengan demikian manajemen produksi menyangkut kepada Cara mengatur ataupun langkah pengambilan keputusan yang berhubungan kepada proses produksi untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.

Biasanya manajemen ini merupakan ilmu yang paling banyak diminati oleh para siswa yang hendak melanjutkan pendidikannya ke jenjang kuliah, mengingat lulusan manajemen selalu mendapatkan sambutan oleh oraganisasi ataupun perusahaan yang membutuhkan karena memang manajemen itu merupakan nyawa dari berdirinya organisasi ataupun perusahaan yang baik. Continue reading

Slide1