Cara Menyusun SOP (Standard Operating Procedures)

Setiap perusahaan besar yang didalamnya dilakukan aktivitas produksi tidak terlepas dengan yang namanya pelaksanaan SOP (Standard Operating Procedures). SOP merupakan panduan jelas bagi setiap perusahaan yang ingin melakukan tindakan operasional didalamnya.

Namun, penyusunan SOP tiap perusahaan ini tidaklah sama satu dengan yang lainnya.

Sebelum terlalu jauh membahas mengenai cara menyusun SOP,ada baiknya jika anda mengetahui terlebih dahulu apa itu yang fungsi dasar yang diberikan oleh SOP untuk perusahaan.

Fungsi dasar SOP (Standard Operating Procedures) bagi perusahaan ini terbagi atas 2 jenis diantaranya yaitu :

Fungsi Dasar SOP (Standard Operating Procedures)
1. Dijadikan rujukan informasi bagi kegiatan operasional yang dilakukan pembaharuan setiap saat
Alur pemasaran serta alur pengiriman bahan baku produksi pada perusahan biasanya dilakukan oleh bagian logistik pada perusahaan untuk melaksanakan tugas yang senantiasa mengakibatkan perubahan alur rujukan data pengelolaan barang produksi.

Gatis - Katalog KPI (Key Performance Indicators) Bagian Produksi + 3 Ebook Dahsyat tentang Ilmu Pengembangan Diri. Download Sekarang.

Hal ini semua diatur dalam SOP untuk bahan pemberian informasi. Sekecil apapun perubahan alur yang dilakukan oleh perusahaan sebaiknya dilakukan pencatatan dalam sebuah alur SOP perusahaan.

2. Dijadikan arsip pencarian mengenai kegiatan operasional, penilaian dan perbaikan produk perusahaan

SOP (Standard Operating Procedures) merupakan barang bukti otentik atau asli yang berisi tentang alur pekerjaan pada masing – masing bagian kerja di perusahaan. Keberadaan SOP (Standard Operating Procedures) ini dapat dijadikan bahan dasar audit jaminan mutu yang dilaksanakan oleh perusahaan secara berkala sehingga perbaikan produksi setiap saat dapat terjalankan.

Nah, setelah mengetahui secara jelas fungsi dasar sebuah SOP (Standard Operating Procedures) bagi perusahaan, ada baiknya anda perlu melakukan pemahaman yang detail mengenai cara penyusunan SOP (Standard Operating Procedures) bagi perusahaan. Hal ini dilakukan sebagai langkah utama untuk menciptkan lingkungan perusahaan yang optimal dalam menghasilkan segala bentuk produk perusahaan.

Beberapa cara penyusunan SOP (Standard Operating Procedures) antara lain yaitu :
Cara Menyusun SOP (Standard Operating Procedures)

Cara menyusun SOP (Standard Operating Procedures) ini sendiri terbagi atas tahapan – tahapan didalamnya. Adapun beberapa tahapan dalam pelaksanaan SOP (Standard Operating Procedures) ini antara lain yaitu :

1. Pembentukan tim khusus SOP
Tim penyusun SOP berbeda dengan tigas operasional karyawan biasanya.

Upayakan dalam penentuan tim penyusun SOP ini anda bisa menemukan individu yang memang terampil didalamnya sehingga hasil SOP (Standard Operating Procedures) yang dirumuskan bisa dijalankan oleh perusahaan secara bersama tanpa hambatan yang berarti.

Anda bisa menentukan tim khusus penyusun SOP (Standard Operating Procedures) yang terdiri atas manajer pemsaran, manajer logistik dan manajer support.

Apabila dirasa masih membutuhkan bimbingan yang nyata dari pihak yang berpengalaman anda bisa mengajak konsultasn jaminan mutu untuk mendapatkan informasi masukkan yang tepat.

2. Pembagian tugas
Pembagian jobdes cukup penting dalam penyusunan SOP (Standard Operating Procedures), sehingga setiap orang yang ada pada tim tersebut memiliki bagian kerja sendiri – sendiri. Pembagian tugas yang ada dilakukan juga untuk melihat sejauh mana loyalitas karyawan dan tanggung jawabnya terhadap perusahaan.

3. Segmentasi sasaran SOP
Pemberian SOP (Standard Operating Procedures) pada perusahaan membutuhkan segmentasi sasaran terlebih dahulu agar pelaksanaan SOP perusahaan sesuai dengan harapan.

4. Penentuan waktu dan tempat penerapan SOP
Seperti halnya kebijakan atau aturan dalam perusahaan lainnya, penerapan SOP (Standard Operating Procedures) ini juga membutuhkan penjelasan mengenai waktu dan tempat agar pelaksanaan kegiatan bisa berjalan dengan optimal.

5. Dokumentasi kegiatan
Kegiatan dokumentasi dilakukan sebagai bukti nyata terlaksanakannya SOP yang disusun oleh perusahaan.

6. Menyusun alur kerja, instruksi kerja dan formulir pendukung
Beberapa form pendataan dibutuhkan dalam pelaksanaan SOP (Standard Operating Procedures) pada perusahaan sehingga tim penyusun juga perlu melakukan penyusunana alur kerja, instuksi kerja dan formulir pendukung.

7. Implementasi dan Evaluasi
Tahapan ke tujuh ini merupakan bagian akhir dari cara menyusun SOP (Standard Operating Procedures) yang dapat dijalankan oleh beberapa perusahaan dibidang produksi.

Gatis - Katalog KPI (Key Performance Indicators) Bagian Produksi + 3 Ebook Dahsyat tentang Ilmu Pengembangan Diri. Download Sekarang.

Free Ebook & Katalog KPI Produksi

Ya, Saya Mau Katalog KPI Produksi + 3 Buku Bagus tentang Ilmu SUKSES secara GRATIS!