Apa itu SHE dan Strategi Pengembangan Safety and Health Environment

Sehat  adalah kondisi dimana  seseorang   terbebas dari penyakit  seperti sehat  fisik, mental dan sehat sosialnya. Sehat ini akan mendukung  seseorang untuk beraktivitas dengan baik, dirumah ataupun di  tempat kerja.

Sehat sangat berpengaruh di tempat kerja, ketika anda sehat tentu bisa menjalankan pekerjaan dengan  mudah, namun ketika anda sakit untuk menjalankan pekerjaan  akan terasa berat  bahkan pekerjaan tidak akan selesai dengan mudah. Sebagaimana banyak orang yang menginginkan sehat dimana saja, mereka juga ingin sehat di tempat kerja. Sayangnya  saat mereka bisa  menjaga kesehatannya tersebut masih saja beberapa hal bisa menimpa  saat mereka bekerja.  Tidak  semua  perusahaan   memberikan  jaminan keselamatan kerja  kepada karyawannya padahal jaminan keselamatan kerja tersebut amatlah penting bagi mereka.

Sehat tidak  hanya didapatkan saat di rumah namun sehat juga bisa didapatkan di tempat kerja. Ketika  bekerja tiap karyawan juga ingin mendapatkan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja.  Jaminan keselamatan kerja   adalah bagian dari   hak yang harus didapatkan   oleh pekerja, jaminan tersebut diberikan selama pekerja bekerja di perusahaan bersangkutan. Bila mereka tidak bekerja lagi  pada perusahaan tersebut maka jaminan keselamatan dan kesehatan kerja tiak diberikan lagi kepada karyawan.

Perusahaan dalam memberikan jaminan   keselamatan dan kesehatan kerja   mengharapkan semua itu dilakukan untuk memberikan  kenyamanan dan memudahkan operasional perusahaan. Beberapa perusahaan  konstruksi   sering memberikan jaminan kepada karyawannya atas kesehatan dan keselamatan saat mereka berada di lapangan. Mengingat  begitu beresiko pekerjaan yang dilakukan oleh pekerja tersebut maka hal ini sangatlah penting dilakukan.

A. Safety and Health Environment

Gatis - Katalog KPI (Key Performance Indicators) Bagian Produksi + 3 Ebook Dahsyat tentang Ilmu Pengembangan Diri. Download Sekarang.

  1. Pengertian

Occupational Safety atau keselamatan kerja  sering  disebut sebagai safety saja dalam dunia kerja. Keselamatan kerja ini merupakan suautu pemikiran dimana  perusahaan, pabrik atau instansi tertentu   memberikan jaminan terhadap    keutuhan  jasmani maupun rohani  tenaga kerja  yang menghasilkan  budaya dan karyanya dalam  organisasi tersebut.

Keselamatan kerja ini  merupakan  ilmu yang menerapkan  upaya untuk pencegahan terhadap kemungkinan  terjadinya kecelakaan maupun penyakit  karena kerja untuk karyawan terkait.  Jaminan keselamatan kerja tersebut seharusnya memang diberikan kepada tiap karyawan, namun masih banyak perusahaan yang tidak mempedulikan keselamatan kerja  karyawannya.

Kesematan kerja tersebut memang diperlukan bukan hanya bagi  satu bidang perusahaan saja namun juga untuk bidang lainnya.

Misalnya saja seorang yang bekerja di pabrik  mendapatkan jaminan keselamatan kerja, karyawan yang bekerja di konstruksi bangunan dan di pertambangan pun juga harus mendapatkan  jaminan keselamatan kerja tersebut. Mereka mengupayakan segenap energi, pikiran dan karya untuk perusahaan dan semestinya perusahaan juga harus memberikan imbalan bukan hanya gaji per bulan namun juga   jaminan keselamatan saat mereka bekerja.

  1. Bahaya di tempat kerja

Tidak semua pekerja bekerja tanpa resiko, sekalipun  mereka bekerja di kantor, mereka pun juga bisa  mengalami kecelakaan saat bekerja. Resiko bekerja yang  paling sering terjadi memang bagi mereka yang  bekerja di pabrik atau  di pertambangan.

Bahaya fisik mungkin sering dialami oleh mereka yang bekerja di bidang industri terumata karyawan bagian produksi. Banyak industri   seperti industri  konstruksi dan pertambangan    yang  sering meyebabkan karyawannya mengalami kecelakaan saat bekerja. Kadang kecelakaan tersebut sangat berakibat fatal bagi karyawan bahkan bisa menimbulkan kematian. Seiring dengan berjalannya waktu dan banyaknya  kasus kecelakaan saat bekerja maka   manusia mengembangkan suatu metode untuk menjamin keselamatan kerja bagi tiap karyawan dalam perusahaan tersebut.

Bahaya mesin

Metode dan prosedur  keamanan tersebut akan menjamin keselamatan karyawan  terhadap berbagai resiko yang mungkin terjadi di tempat kerja. Karyawan yang bekerja di konstruksi, transportasi,  perawatan property atau bangunan dan karyawan ekstraksi, mereka sering mengalami kecelakaan  kerja dan sering menimbulkan kematian  di tempat kerja.

Mesin adalah bagian yang  paling utama dalam perusahaan pertambangan, manufactur maupun konstruksi dan pertanian yang berbahaya bagi  pekerja.  Beberapa mesin   memiliki beberapa ujung yang sangat tajam sehingga bisa menimbulkan bahaya  pada karyawan. Bahaya tersebut bisa berupa  luka bakar, tusukan,  memotong  bahkan meremukkan tubuh karyawan. Sebagai luka kecil kadang bisa menimbulkan benturan    oleh pekerja jika   salah  penggunaannya.

Mesin yang membuat bising tempat kerja  tidak hanya membahayakan tubuh karyawan namun juga berbahaya bagi   indra manusia  lebih-lebih adalah pendengaran mereka. Suara bising yang ditimbulkan oleh mesin menimbulkan  hilangnya pendengaran   karyawan yang ada di tempat tersebut. Selain itu suhu udara yang  panas pada tempat kerja akan menimbulkan  kelelahan,  tangan mudah berkeringat, pusing dan dehidrasi. Hal ini juga tidak baik bagi kesehatan karyawan.

Mesin-mesin di pabrik juga bisa menimbulkan polusi yang berlebihan karena asap  yang dikeluarkannya terlalu banyak. Asap tersebut akan menggangu pernapasan dan kesehatan paru-paru pekerja. Bila  hal ini terjadi secara terus menerus maka   beberapa organ tubuh akan  terganggu dan mengalami kerusakan. Asap  pabrik memang  menimbulkan  bahaya bagi kesehatan namun bahaya tersebut baru  diketahui beberapa saat kemudian.

Bahaya bahan kimia

Beda lagi dengan mesin, bahan kimia memang terlihat tidak berbahaya dan tidak seseram  ketika anda melihat  beberapa mesin di pabrik yang sedang beroperasi. Namun jangan salah, bahaya bahan kimia  juga sama dengan bahaya mesin. Secara tidak langsung bahan kimia akan bereaksi dalam tubuh manusia secara  cepat atau lambat dan bisa merusak beberapa organ tubuh. Kerusakan organ tubuh akan dibarengi dengan beberapa jenis penyakit yang kadang susah disembuhkan.

Beberapa bahan kimia yang bisa menimbulkan   gangguan kesehatan diantaranya adalah logam berat, pelarut, basa,  partikulat,  bahan kimia reaktif,  silika maupun petroleum.  Beberapa bahan kimia tersebut memang berbahaya bagi tubuh, dalam jangka pendek memang tidak begitu  terlihat efek yang ditimbulkan   bagi  kesehatan namun jika bahan tersebut masuk dalam tubuh secara terus menerus akan menimbulkan  masalah yang cukup serius pada tubuh bahkan bisa menimbulkan kematian.

Beberapa bahan kimia  biasanya sering digunakan untuk produksi makanan atau minuman. Bahan kimia tersebut  sekalipun dicampur sedikit saja pada makanan atau minuman namun efek dari bahan kimia tersebut  cukup berbahaya bagi tubuh manusia.  Para pemilik  perusahaan mungkin tidak akan memikirkan   hal tersebut sampai jauh, bahkan  jarang memikirkan tentang keselamatan kerja  anak buahnya. Padahal sedikit bahan kimia yang terkena tubuh akan bereaksi cepat  pada kesehatan seseorang.

Masalah  sosial dan psikologis

Kadang kecelakaan kerja juga sering disebabkan oleh  masalah sosial dan psikologis. Beberapa masalah  sosial dan psikologis diantaranya adalah  stres karena jam kerja yang  terlalu   lama dan tidak sesuai dengan waktu yang  diinginkan. Selain itu dalam lingkungan kerja  juga bisa terjadi kekerasan  yang dilakukan oleh  karyawan dengan  karyawan, karyawan dengan atasan. Masalah  psikologis yang sering terjadi pada  wanita diantaranya adalah  pelecehan seksual saat mereka bekerja. Jika mereka tidak mendapatkan perlindungan dari perusahaan  terhadap  keselamatan kerjanya tentu saja hal ini  akan merugikan karyawan dan perusahaan bisa terkena sanksi  oleh  dinas ketenaga kerjaan.

B. Safety and Health Environment berdasarkan industrinya

Jaminan keselamatan kerja bukan hanya untuk satu bidang pekerjaan saja namun  juga untuk  sektor industri  dan sektor lainnya.   Para pekerja industri  sangat membutuhkan    adanya jaminan keselamatan kerja. Para pekerja konstruksi banguan juga membutuhkan  kesehatan dna keselamatan kerja untuk mencegah dari bahaya jatuh.

Bagi  seorang nelayan pun mereka juga membutuhkan kesehatan dan keselamatan kerja  dari resiko kapal tenggelam atau  diserang   binatang buas di laut. Di beberapa sektor   lainnya kesehatan dan keselamatan kerja sangat dibutuhkan terutama jika karyawan bekerja dijalan, hal ini bisa dilihat dari beberapa perusahaan jasa trasportasi  yang sering menyebabkan kecelakaan pada karyawannya saat mereka bekerja.

  1. Konstruksi

Konstruksi merupakan salah satu  pekerjaan yang sangat berbahaya  dan memiliki  resiko kematian yang besar dibandingkan dengan pekerjaan lainnya. Pekerjaan kostruksi adalah pekerjaan yang sering menimbulkan kematian pada karyawannya karena resiko jatuh dan penggunaan peralatan kerja yang kurang memadai. Seharusnya semua pekerja pada bidang konstruksi ini menggunakan   alat pengaman seperti helm standart, guardrail, pemeriksaan tangga non permanen dan juga menggunakan scaffolding untuk mengurangi resiko kecelakaan saat bekerja.

Banyak  kecelakaan yang  terjadi  pada bidang  pekerjaan ini bahkan sering menimbulkan kematian, bila tidak ada jaminan keselamatan dan kesehatan  pada pekerja tentu saja akan menimbulkan kerugian yang sangat besar pada pekerja itu sendiri. Bidang kostruksi  sekalipun telah menggunakan berbagai peralatan dan perlengkapan yang memadai dan canggih tetap saja  harus memberikan jaminan keselamatan dan kesehatan  terbaik  bagi karyawannya.

  1. Pertanian

Para pekerja yang bekerja di bidang pertanian juga memiliki risiko kesehatan  akibat penggunakan bahan kimia pertamian, penggunaan  mesin pertanian dan beberapa alat pertanian lainnya. Masalah kesehatan yang sering timbul diantaranya adalah  penyakit paru-paru, luka pada kulit, kanker dan luka terguling akibat penggunaan alat pertanian.

Beberapa bahan kimia  seperti pestisida dan bahan kimia lainnya  yang digunakan dalam pertanian  sangat berbahaya bagi kesehatan pekerja.  Bahan kimia tersebut   sering mengakibatkan gangguan kesehatan berupa kerusakan pada organ seksual dan juga  mengakibatkan gangguan kehamilan dan kelainan kelahiran pada bayi.

  1. Sektor jasa

Bidang pekerjaan  pada sektor jasa  memang tidak begitu beresiko  dibandingkan dengan pekerja pada sektor pertanian  maupun sektor   konstruksi.  Msalah kesehatan yang sering dialami oleh pekerja pada sektor  jasa diantaranya adalah  stress dan obesitas. Stres tersebut sering ditimbulkan oleh banyaknya pekerjaan yang dibebankan pada pekerja tersebut  yang menimbulkan kejenuhan dan stress .

Ada kalanya sektor jasa ini menimbulkan depresi pada karyawan karena tuntutan atasan yang terlalu berlebihan.  Pekerja  merasa  dirinya terbebani  dengan pekerjaan di kantor dan mereka  tidak memikirkan  kesehatan mereka. Lama kelamaan mereka akan jatuh sakit dan  tidak ada jaminan kesehatan dan keselamatan yang  didapatkan dari perusahaan.

  1. Sektor pertambangan dan minyak

Resiko yang dialami oleh pekerja  di sektor pertambangan baik tambang batu bara, tambang minyak  maupun tambang lainnya  adalah  risiko terpapar oleh bahan kimia yang berbahaya.  Asap bahan kimia yang ditimbulkan oleh  tambang minyak dan batu bara bisa menyebabkan  risiko  lainnya seperti  homesick. Para pekerja tambang tersebut seharusnya  mendapatkan  jaminan  keselamatan dan kesehatan lingkungan.

Indikator   penyebab keselamatan kerja karyawan

  • Keadaan tempat pada lingkungan kerja

√   Penyusunan barang  maupun penyimpanan barang  berbahaya dan kurang  memperhitungkan  kondisi lingkungan

√  Tempat kerja yang terllau ramai dan sesak oleh karyawan

√   Pembuangan kotoran pabrik dan limbah  pabrik  yang dibuang tidak pada  tempatnya

  • Peralatan Kerja

√  Penggunaan peralatan kerja yang sudah rusak atau sudah using

√  Penggunaan mesin maupun alat elektronik  yang  digunakan tanpa pengaman  dan penerangan

C. Tujuan dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Jaminan yang diberikan   terhadap  keselamatan  dan kesehatan saat bekerja dari perusahaan  ditujuan untuk beberapa hal. Tujuan utama dari pemberian jaminan tersebut adalah untuk   memaksimalkan kinerja karyawan dan memberikan kenyamana bagi mereka saat di tempat kerja.

Berikut beberapa tujuan dari keselamatan dan kesehatan kerja:

  • Jaminan  keselamatan dan kesehatan kerja   seutuhnya

Adanya jaminan yang diberikan perusahaan kepada karyawannya bertujuan untuk memberikan  keselamatan maupun kesehatan kerja baik secara fisik,  sosial maupun psikologis. Jaminan tersebut  kana melindungan mereka secara keseluruhan saat berada di tempat kerja.

  • Pemanfaatan peralatan dan perlengkapan kerja secara efisien

Penjaminan terhadap kesehatan dan keselamatan kerja ditujukan juga melalui penggunaan peralatan dan perlengkapan  kerja secara efektif dan efisien. Peralatan dan perlengkapan tersebut akan digunakan secara selektif dan sebaik-baiknya  untuk menjaga keselamatan saat bekerja masing-masing karyawan.

  • Menjaga keamanan hasil produksi

Hasil produksi   akan terpelihara keamanannya ketika  sumber daya manusia yang   mengolahnya  mendapatkan jaminan keselamatan kerja yang tepat. Jaminan keselamatan kerja dan kesehatan tersebut akan memicu karyawan untuk memaksimalkan hasil produkksi maupun  proses produksi yang dilaksanakan.

  • Meningkatkan  semangat kerja

Dengan adanya jaminan kesehatan dan keselamatan kerja yang diberikan oleh  perusahaan maka karyawan akan memiliki semangat  kerja yang tinggi. Mereka akan tenang saat bekerja dan timbul  gairah untuk menyelesaikan setiap   pekerjaan baik itu berat maupun pekerjaan yang dianggapnya ringan.

Beberapa faktor kecelakaan kerja

  • Melanggar peraturan

Ada kalanya karyawan tiidak mau mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Peraturan tersebut melarang  karyawan untuk   tidak melakukan hal yang berbahaya namun karyawan tersebut tetap  melakukannya,hal ini  akan menimbulkan bahaya bagi karyawan itu sendiri. Peraturan yang dibuat oleh perusahaan mengandung makna untuk meindungi karyawan  tersebut namun karena dia melanggarnya maka  dia pun juga akan mengalami celaka.

  • Sembrono

Pekerja yang sembrono sebenarnya masih memperhatikan  peraturan yang dibuat oleh perusahaan.Namun karena mereka terlalu sembrono dan  tidak begitu memperhatikan  keselamatan diri sendiri, akibatnya timbul kecelakaan saat bekerja. Sekalipun ada  peraturan, penggunaan peralatan dan perlengkapan kerja yang modern dan aman namun karyawan juga perlu hati-hati untuk menghindari resiko  kecelakaan yang timbul di lingkungan kerja.

  • Peralatan  dan perlindungan kerja yang tidak memadai

Di beberapa sektor   pekerjaan seperti sektor konstruksi maupun industry, penggunaan peralatan dan perlengkapan saat bekerja bagi karyawan sangat penting.  Bila peralatan dan perlengkapan yang digunakan tidak memadai tentu saja hal ini bisa menimbulkan risiko kecelakaan   pada karyawan.  Yang  lebih berbahaya lagi ketika peralatan maupun perlengkapan yang tidak layak digunakan tersebut harus digunakan pada tempat-tempat kerja yang cukup berbahaya,  hal ini sangat beresiko menimbulkan kecelakaan bahkan kematian bagi  karyawan.

  • Kondisi  tubuh yang tidak fit

Kecelakaan kerja juga bisa terjadi jika pekerja tersebut mengalami masalah kesehatan seperti kondisi tubuh yang tidak  fit. Apabila seseorang sedang sakit dan memaksakan diri untuk tetap bekerja, dia tidak akan bisa berkonsentrasi  atas  pekerjaannya lebih-lebih atas keselamatan dirinya sendiri. Kondisi ini bisa menimbulkan kecelakaan   sekalipun sangat kecil peluang kejadiannya.

Gatis - Katalog KPI (Key Performance Indicators) Bagian Produksi + 3 Ebook Dahsyat tentang Ilmu Pengembangan Diri. Download Sekarang.

Free Ebook & Katalog KPI Produksi

Ya, Saya Mau Katalog KPI Produksi + 3 Buku Bagus tentang Ilmu SUKSES secara GRATIS!